Translate

Motivator


Salam Super
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Henry James
Anda takkan tahu apa yang tak dapat Anda lakukan, sampai Anda mencobanya

Tampilkan postingan dengan label INTERVIEW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERVIEW. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2020

Tips & Trik mengerjakan psikotes Gambar Wartegg




8 kotak gambar Tes Wartegg yang harus anda sempurnakan :


Tes menggambar ini (wartegg) tidak memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara menggambar dan apa yang anda gambar. Berikut Rahasianya :

Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Yang perlu anda ingat adalah untuk garis lengkung sebaiknya anda menggambar benda hidup dan untuk garis lurus yang kaku sebaiknya anda menggambar benda mati. Jika anda menggambar terbalik, misal garis lurus digambar dengan bunga, hewan dan sebagainya atau garis lengkung digambar dengan mobil, mesin dan sebagainya, hal ini menandakan “ada yang salah” dengan jiwa atau kepribadian anda.

Selanjutnya dari cara menggambar pun bisa kelihatan kepribadian seseorang misal : jika saat mengambar anda terlalu sering menghapus atau kotor menandakan bahwa anda adalah orang yang peragu atau tidak terencana dan jika anda menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut berarti anda termasuk orang yang keras kepala.

Apa yang anda gambarpun juga menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ anda. Jika anda menggambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya akan berbeda dibanding jika anda menggambar “sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan berwawasan”

Namun demikian, tes psiko hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di jagad raya ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang.

Isi dan maksud dari masing2 gambar tsb, yaitu :

gbr 1. berupa titik ditengah kotak. ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan.
gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi
gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak.
gbr 6. berupa garis horisontal & vertikal : mengukur cara berpikir / analisa & sintesa
gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan)
gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan social

Seperti ini contoh gambarnya




Tips lulus psikotes KRAEPELIN-PAULI


Hasil psikotest, seperti Kraepelin-Pauli Test sering dipergunakan sebagai referensi dalam wawancara kerja untuk pertanyaan-pertanyaan seperti:

1. Dapatkah anda bekerja di bawah tekanan?
2. Bagaimanakah cara anda menangani konflik?
3. Ceritakan tentang situasi di mana pekerjaan anda dikritik.
4. Tipe orang seperti apa yang membuat anda kesulitan bekerjasama?
5. Sejauh apa anda dapat menangani perubahan? dst.

Tes ini mengukur seberapa jauh tingkat pengendalian emosi, sikap terhadap tekanan kerja, kemampuan penyesuaian diri, keuletan kerja dan tingkat ketelitian kerja.

Contoh : Kraepelin-Pauli Test

3 6 8 4 6 3
7 5 9 8 5 9
2 8 4 0 3 5
7 1 9 7 1 6
8 3 5 8 6 9
5 7 2 1 7 6
3 9 3 6 2 3

Dalam test ini anda diminta untuk menjumlahkan angka di dalam masing-masing kolom dari bawah ke atas. Angka penjumlahan yang dituliskan adalah 0-9. Jika hasil penjumlahannya melebihi angka 9, yang ditulis adalah digit yang di belakangnya.


7
--> 6
9
--> 5
6
--> 9
3
--> 0
7
--> 8
1


Penjumlahan di setiap kolom dibatasi waktu. Jika waktunya habis, anda harus segera pindah ke kolom berikutnya dan melakukan penjumlahan lagi dari bawah ke atas, dst-nya.
Setelah selesai nanti dapat ditarik garis dari baris tertinggi yang terjawab dari kolom-1 hingga kolom akhir sehingga terbentuk suatu kurva.

Tips dalam mengerjakan test ini:

1) Usahakan jumlah angka yang terjawab di masing-masing kolom stabil. Jangan memaksakan diri menjawab di kolom-kolom awal sehingga kewalahan di pertengahan hingga akhir kolom sehingga terbentuk kurva yang menurun atau zig-zag. Kendalikan diri dengan patokan penjumlahan sesuai dengan kemampuan anda. Anda tidak perlu menyelesaikan semua penjumlahan sampai ujung atas untuk masing-masing kolom. Usahakan mematok lebih dari 12 perhitungan dan tetap stabil untuk setiap kolomnya.

2) Yang paling penting dalam mengerjakan test ini adalah konsentrasi. Test ini sangat menguras energi, usahakan untuk tidak blank dalam mengerjakan test ini.

3) Jangan sekali-kali terus mengerjakan kolom yang sudah habis waktunya karena akan menghabiskan waktu yang disediakan untuk kolom berikutnya dan pasti memberikan hasil yang jelek di kolom berikutnya.

4) Anda dapat latihan di: http://wongkediri.com/pauli/

Sukses...!

=======================================================

Trik cepat menghitung begini caranya, yuk kita simak.
kalo pertambahan 9 itu kadang susah hapal, caranya gampang :

penjumlahan 9 caranya angka penambah nya dikurang 1 (list merah)
misal 9 + 6 = 15 biasanya ditulis 5 -----> 6 dikurang satu = 5
        9 + 8 = 17 biasanya ditulis 7 -----> 8 dikurang satu = 7

penjumlahan 8 caranya angka penambahnya dikurang 2
misal 8 + 5 = 13 biasanya ditulis 3 ----> 5 dikurang 2 = 3
        8 + 7 = 15 biasanya ditulis 5 ----> 7 dikurang 2 = 5

untuk penjumlahan 7, angka penambahnya di kurang 3
untuk penjumlahan 6, angka penambahnya di kurang 4
untuk penjumlahan 5, angka penambahnya di kurang 5
untuk penjumlahan 4, angka penambahnya di kurang 6
dan seterusnya.. 

semoga bermanfaat....

Rabu, 30 Januari 2013

Siapkan Diri Sebelum Interview Kerja

Panggilan wawancara kerja merupakan momen yang sangat dinanti oleh pencari kerja, terutama mereka para fresh graduate yang baru memasuki dunia kerja. Sebagai seorang awam, kita tidak harus tampil amatir dalam wawancara kerja pertama kita.   

Kunci utama untuk berhasil dalam wawancara kerja pertama kita adalah pada tahap persiapan. Nah, apa saja yang harus kita persiapkan? Berikut tips dalam mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja :

Cari tahu tentang perusahaan

Pelamar kerja akan mengesankan calon perusahaan jika memiliki pengetahuan luas dan mendalam mengenai perusahaan. Sebelum jadwal wawancara, cari tahu tentang sejarah, jumlah karyawan, visi misi perusahaan, dan berbagai informasi lainnya yang dapat diakses melalui situs perusahaan tersebut. Sebutkan beberapa informasi tersebut saat wawancara sehingga dapat memberi kesan positif bagi pewawancara karena Anda menyempatkan diri memperkaya pengetahuan tentang seluk-beluk perusahaan tersebut sebelum wawancara.

Tingkatkan kemampuan Anda

Jika Anda merupakan lulusan sebuah program studi spesifik tertentu, maka penting bagi Anda untuk menjaga pengetahuan dan keterampilan Anda di bidang tersebut tetap up date. Misalnya, Anda adalah seorang lulusan Teknik Informatika. Maka saat wawancara Anda harus siap untuk menghadapi pertanyaan seputar bidang studi itu seperti kode, bahasa komputer, dan pemrograman. Bahkan, Anda harus siap jika dalam wawancara kerja itu diminta membuat sebuah contoh program. Sementara, bagi Anda lulusan program studi Psikologi, Anda harus bersiap untuk menjawab pertanyaan mengenai sebuah studi kasus yang berkaitan dengan jurusan yang Anda pelajari serta bagaimana Anda mengatasi persoalan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tetap mempersiapkan diri dengan baik untuk memamerkan kemampuan Anda.

Membawa CV

Pihak pewawancara tentu sudah memegang salinan resume Anda, namun ada baiknya Anda tetap membawa CV. Selain CV, bawalah pula berbagai dokumen maupun portofolio pendukung prestasi dan kemampuan Anda di hadapan pewawancara.

Latihan

Mintalah bantuan dari orangtua maupun teman Anda untuk simulasi wawancara. Latihan ini akan membantu Anda siap ketika hari H. Sebab, saat wawancara sesungguhnya, Anda harus berpikir cepat dan tentunya dengan jawaban yang tepat.

Beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam wawancara kerja, yaitu :
1. Mengapa Anda yakin Anda adalah kandidat tepat untuk pekerjaan ini?
2. Dalam cara apa Anda dapat menjadi aset bagi perusahaan?
3. Apa yang menjadi tujuan karier Anda?
4. Deskripsikan arti kesuksesan bagi Anda?

Datang tepat waktu

Tidak ada yang lebih buruk daripada datang terlambat saat wawancara kerja. Pastikan Anda datang tepat waktu untuk dapat mempersiapkan diri. Jika Anda berubah pikiran untuk menghadiri wawancara kerja tersebut beritahukan pihak perusahaan dan membatalkan janji temu tersebut. Jadilah profesional sehingga menjadikan Anda kandidat potensial yang dicari perusahaan.

Selamat mencoba, semoga sukses!

Kok Tidak Di Respon Ya ???

KAMU selalu memperbaharui CV Kamu. Padahal hampir setiap hari, sudah mengirimkan surat lamaran. Kamu pun sudah menggunakan network untuk mencari pekerjaan. Namun, masih belum mendapat pekerjaan. Apa yang salah ya?

Bisa jadi, jawabnya tak jauh dari diri kamu sendiri. Maksudnya, adalah pangkal mengapa kamu tak kunjung mendapat pekerjaan. Menurut survei yang diadakan CareerBuilder di tahun 2009, sebanyak 47 persen wakil perusahaan mengatakan bahwa mencari karyawan yang sesuai harapan benar-benar sangat sulit.

Kriteria yang umumnya mereka harapkan dari seorang karyawan, di antaranya multitasking, berinisiatif, dan mampu memecahkan masalah dengan kreatif. Selain alasan tersebut, ada lagi beberapa hal yang umumnya membuat perusahaan menolak mempekerjakan seorang calon karyawan. Berikut di antaranya :

1. Kurang Jujur


Berbohong atau melebih-lebihkan isi CV kamu tak akan ada gunanya. Cepat atau lambat perusahaan akan mengetahuinya. Dalam survei yang dilakukan pada 2008, sebanyak 49 persen manajer perusahaan mengetahui bahwa para pelamar berbohong di surat lamaran mereka. Daripada berbohong, lebih baik Kamu fokus pada kekuatan yang dimiliki.

2. Berbicara buruk tentang masa lalu


Dalam survei tahun 2009, sebanyak 44 persen wakil perusahaan menegaskan bahwa pelamar yang mengatakan hal buruk tentang tempat kerja atau atasannya cenderung tidak disukai dan tidak akan direkrut di perusahaan yang dilamarnya. Jika Kamu memang tak nyaman dengan lingkungan kerja yang lama misalnya, katakan saja bahwa lingkungan tersebut kurang membuat kamu nyaman dalam bekerja dan membuat kamu merasa tidak dalam satu tim. Jadi, kamu tak perlu menjelekjelekkan rekan kerja atau atasan kamu lebih lanjut.

3. Kamu dianggap tidak potensial dalam jangka panjang
Perusahaan pasti menginginkan karyawan yang bisa mengikuti langkah mereka sekaligus bisa berkembang bersama perusahaan. Karena itulah, jika kamu ditanya akan di mana Kamu dalam 5 tahun mendatang, maka jawaban kamu harus bisa menunjukkan potensi besar kamu yang bisa digunakan untuk kemajuan perusahaan.

4. Reputasi buruk di dunia maya


Banyak perusahaan yang kini menggunakan social media dan dunia maya untuk mengecek reputasi calon karyawannya di dunia maya. Dalam survei tahun 2009, ditemukan bahwa 45 persen perusahaan mencari tahu calon pelamar mereka di internet. Sebanyak 35 persen di antara mereka menemukan cacat reputasi calon karyawannya di internet. Jadi, jika Kamu memiliki tulisan, foto, atau link yang bisa merusak reputasi Kamu, segera hilangkan hal tersebut dari jejak rekam kamu di internet.

5. Kamu tidak tahu apa pun


Dalam survei terpisah pada tahun 2009,58 persen perusahaan menyatakan bahwa pelamar yang datang di sesi wawancara tapi tak mengetahui riwayat, jejak rekam, atau reputasi perusahaan yang didatanginya, sudah pasti tidak akan dilirik. Karena itulah, sangat penting untuk menguasai segala hal tentang perusahaan yang Kamu incar.

6. Kamu terlihat sombong atau tidak bersemangat


Antusiasme sangat diperlukan saat sesi wawancara.Sebab, tampil dengan penuh antusiasme diperlukan saat seseorang menghadapi klien atau konsumen. Dalam survei tahun 2009 tercatat bahwa kesalahan terbesar pelamar ialah terlihat tidak tertarik atau tidak bersemangat. Sedangkan 42 persen mengatakan bahwa pelamar yang terkesan sombong akan kehilangan prospek pekerjaannya.

7. Terlalu pribadi


Sebanyak 17 persen dari wakil perusahaan yang menjadi responden dengan tegas mengatakan bahwa pelamar yang terlalu banyak menceritakan kehidupan pribadinya tak akan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Intinya, janganlah banyak bercerita, kecuali cerita tersebut memang berhubungan erat dengan pertanyaan yang diajukan atau posisi kerja yang ditawarkan.

8. Terburu-buru soal gaji

Jangan langsung membicarakan gaji sebelum pewawancara membahasnya. Jika Kamu melakukannya, mereka bisa beranggapan bahwa Kamu hanya tertarik dengan gajinya,bukan dengan pekerjaan atau hal lain seperti membantu dan bekerja sama dengan rekan kerja yang lain. Jika mereka bertanya soal gaji,barulah Kamu bisa menceritakan riwayat gaji Kamu dan meminta jumlah yang lebih tinggi dari sebelumnya.

9. Tidak bisa memberi contoh

Jika Kamu hanya mampu mengatakan bahwa Kamu akan berkontribusi penuh pada perusahaan tanpa menjelaskan caranya,maka kemampuan Kamu akan diragukan. Dalam kenyataannya, 35 persen perusahaan menegaskan bahwa berbicara terus tanpa memberikan contoh tidak akan mampu menaikkan nilai si pelamar kerja.

10. Tidak cukup berpengalaman


Perusahaan akan lebih menyukai mereka yang berpengalaman daripada yang tidak. Dengan begitu, mereka tidak akan membuang waktu untuk melatih karyawan baru. Jadi, semakin berpengalaman Kamu dan semakin Kamu mampu menunjukkannya dengan berbagai contoh, maka Kamu layak dipertimbangkan sebagai kandidat terbaik. Tentu saja alasan-alasan ini tidaklah baku. Bisa saja ada perusahaan yang lebih menginginkan pelamar yang belum berpengalaman agar bisa dibentuk menjadi karyawan yang sesuai keinginan mereka atau agar tidak mengeluarkan banyak dana untuk menggajinya.

Intinya, begitu banyak alasan mengapa seseorang belum mampu menarik perhatian sebuah perusahaan. Yang paling penting, tingkatkan kemampuan diri dan perilaku agar keinginan menduduki posisi tertentu di sebuah perusahaan bisa tercapai. (herita endriana/ careerbuilder) (//rhs)

Senin, 28 Mei 2012

Mengenal berbagai jenis interview

Anda yang berperan sebagai tim seleksi atau user yang akan memilih kandidat, tentunya menggunakan interview sebagai salah satu proses seleksinya. Sebenarnya ada berbagai macam teknik interview yang bisa anda gunakan, tergantung kebutuhan dan strategi dari perusahaan, maupun jenis kandidat yang akan anda cari. Pemahaman mengenai interview tidak hanya menguntungkan bagi pemberi kerja (employer) tetapi juga bagi pencari kerja (candidate), yang tentunya dapat mengutarakan potensi dan informasi lebih memadai bagi employer. Untuk mudahnya, berikut disajikan jenis dan tipe interview yang lazim digunakan dalam proses seleksi.
  1. Exploratory atau Information Interview. Ini merupakan jenis interview yang digunakan untuk seleksi awal atau informasi bagi kandidat. Umumnya, interviewer akan menjelaskan mengenai struktur organisasi, budaya, pertumbuhan bisnis organisasi, ketrampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan organisasi dst. Penggunaan interview ini akan menyaring kandidat awal, apakah memiliki kesesuaian dengan model, struktur, budaya maupun kebutuhan organisasi.
     
  2. Structured Interview – Competencies. Ini adalah interview untuk menggali potensi, keahlian, ketrampilan yang dibutuhkan untuk jabatan yang diinginkan. Interview yang digunakan lebih terarah dan terfokus pada kompetensi yang dibutuhkan, sehingga employer tidak membuang-buang waktu untuk menggali kompetensi lain yang tidak terlalu penting untuk jabatan yang ditawarkan. Interview ini sering menggunakan frasa : ” Ceritakan kepada saya, saat anda mengalami kesulitan terbesar….”, ” bagaimana anda memimpin karyawan yang sulit diatur…”, ” apa yang anda lakukan, ketika boss anda……”.
     
  3. Behavioral atau situational interview. Merupakan jenis interview untuk melihat kandidat bagaimana mereka bereaksi terhadap situasi atau keadaan tertentu. Penggunaan teknik ini mampu memprediksi perilaku (behavior) yang akan dilakukan oleh kandidat bila si kandidat mengalami situasi atau kondisi di dalam pekerjaannya. User atau interviewer dapat menggunakan pertanyaan yang bersifat hipotetik baik untuk menggali perilaku masa lalu atau masa depan. Jenis pertanyaan yang umum dilakukan adalah : ” Ceritakan suatu situasi saat anda mengalami….”, ” Apa yang anda rasakan saat itu…”, ” Apa maksud anda melakukan hal itu…”
     
  4. Technical Job Interview. Sangat tepat menggunakan teknik interview ini untuk menggali keahlian dan ketrampilan yang dibutuhkan dalam pengalaman praktek nyata. Umumnya digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan keahlian, spesialisasi, atau pengalaman nyata di lapangan (hands-on experience). Pertanyaaan yang umum disampaikan berkisar tentang keahlian, pengalaman teknis atau mengatasi situasi secara teknis, seperti :” Apa yang anda lakukan jika terjadi blow out pada sumur gas..?, ” bagaimana menghindari jaringan dari spyware, virus, spammer, malicious threat..?
     
  5. Panel InterviewJenis interview yang menggunakan lebih dari satu interviewer, biasanya berasal dari : User langsung, Direktur, Perwakilan Serikat Pekerja, SDM dll.  Tiap orang akan menanyakan hal yang menjadi area perhatian mereka, kadangkala digunakan juga pertanyaan yang sifatnya saling berlawanan antara satu sama lain. Penggunaan teknik ini akan membantu user atau employer dalam memilih kandidat yang mampu menghadapi berbagai situasi yang sifatnya menekan atau stress.
 
Sumber:
http://ilmusdm.wordpress.com/2008/04/03/mengenal-berbagai-jenis-interview/

Teknik Interview

Pertanyaan-pertanyaan Wawancara. Di bawah ini ada 9 pertanyaan yang suka keluar pas waktu wawancara cari kerja, antara lain: 5 pertanyaan pertama adalah pertanyaan tradisional yang mudah dan bisa dipersiapkan.

1. Apa kelebihan kamu
- Saya mudah beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi.
- Saya bisa memotivasi diri sendiri dan orang lain.
- Saya orang yang selalu bersemangat dan kreatif.
- Saya bisa mengatasi masalah dan mengambil keputusan yang tepat.

2. Apa kelemahan kamu
- Saya mungkin terlalu perfesionis.
- Kadang saya bekerja sampai lupa waktu.
- Saya terlalu tegas dan tidak berkompromi dengan aturan.
Perhatiin jawaban diatas bisa merupakan hal yang positif dan negatif juga.

3. Tiga dan Lima Tahun lagi apa harapanmu ?
- Saya berharap mendapatkan promosi ke posisi yang lebih baik.
- Saya berharap tetap bekerja disini dan mendapatkan lebih banyak tanggungjawab.

4. Mengapa kamu meninggalkan pekerjaan lamamu ?
- Saya memerlukannya untuk memperoleh tanggung jawab yang lebih besar.
- Banyak ide saya yang tidak diterima karena sistem kerja yang kaku.
- Pekerjaan lamaku tidak memungkinkan untuk promosi.

5. Apa yang sukai / tidak sukai di pekerjaan lamamu.
- Saya suka suasana kerja yang kompak.
- Saya kecewa karena kemungkinan berkembang sangat terbatas.
- Saya suka bertemu dengan banyak orang baru.
- Sistem perusahaan terlalu kaku dan melakukan perubahan.

4 pertanyaan lanjutan merupakan pertanyaan yang menuntuk kreatifitas dan sulit dipersiapkan, pertanyaan2 diajukan untuk menilai bagaimana calon karyawan bersikap dalam pengalaman2 di masa lalu.

6. Berikan contoh kesalahan yang pernah kamu buat dan bagaimana kamu memperbaikinya ?
- Saya pernah memberikan refund yang salah kepada salah seorang customer, setelah menyadarinya saya berbicara dengan customer tersebut dan menjelaskan duduk perkaranya. lalu membatalkan cek pembayaran tersebut.

7. Sewaktu kamu mempunyai ide bagus, Apa ide tsb, dan bagaimana cara kamu ‘menjualnya’ ke atasan kamu ?
- Saya mempersiapkan tabel dan data berisi perbandingan apa yang dilakukan sekarang dengan ideku, yang mana menunjukkan lebih menguntungkan, saya menunjukkan ini kepada atasanku sehingga membuat dia senang. beberapa hari kemudian, ideku mulai dijalankan.

8. Ceritakan tentang waktu dimana etikamu dites ?
- Ada suatu waktu boss saya berniat memecat seseorang atas tuduhan melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dilakukan. lalu saya berkata kepada bos, untuk mempertimbangkannya kembali karena orang tersebut bisa menggugat perusahan dan berkemungkinan besar menang, akhirnya bos membatalkan pemecatan tersebut.

9. Bila kamu memiliki deadline yang singkat padahal masih banyak pekerjaan yang tersisa, apa yang akan kamu lakukan?
Saya berusaha membagi beberapa tugas ke pada rekan2 saya, dan bekerja lembur sampai pekerjaan yang ditugaskan selesai pada waktunya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Point penting dalam wawancara :
- Persiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan2 yang mungkin muncul.
- Jangan berbohong.
- Berusaha membuat hubungan antara jawaban dengan pekerjaan yang kamu incar.
- Tidak usah buru2 menjawab, pikirkan terlebih dahulu.
- Jangan mengkritik bos / perusahaan lamamu.
- Ngomong dengan suara yang jelas dan penuh percaya diri.
- Pake baju dan penampilan yang sopan dan rapi.
- Jangan telat.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tawar Menawar Gaji dalam Interview
Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau.

Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untuk jabatan-jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun.

Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto.

Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: ” Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini.

Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. …/tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan.

Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik.


Sumber:
http://febryabfi.wordpress.com/2008/04/14/teknik-interview/